#Gerakanmenutupaurat

Mengapa Harus Terbuka Sedang Yang tertutup Jauh Lebih Baik

Kajian Rutin

Setiap Senin di Musholah Ulul Al-Baab

Mountain

Allah Lah yang menciptakan ini semua

Mountains

Mountains Lake

Monday, October 13, 2014

Kewajiban yang disamarkan (part 1)

Suatu hari ada seorang anak kecil bertanya kepada ayahnya, "Ayah mengapa kita harus hidup sesuai perintah agama?" belum sempat ayahnya menjawab si anak pun kembali melontarkan pertanyaan, "kalo kita tidak berbuat sesuai perintah agama, apa Tuhan akan marah? Kan Tuhan baik hati?" Sang ayah terdiam, namun diamnya sang Ayah bukan karena tidak ingin menjawab ataupun tidak bisa menjawab. Tapi diam sang ayah karena dia heran dengan si anak yang sudah menanyakan hal tersebut. Sementara di luar sana tidak sedikit orang yang sudah seumuran atau bahkan lebih tua dari ayah namun belum pernah terlintas pertanyaan demikian di kepala mereka.
Bisa jadi mereka merasa bahwa hidup ini dijalani seperti air yang mengalir,  untuk apa dipikirkan dalam-dalam, toh kalo sudah mati ya masuk surga atau neraka. Nah ini dia pemikiran yang keliru, sebab urusan kita masuk surga atau neraka bukan urusan saat kita sudah mati, tapi dimulai dari saat ini jauh sebelum ajal menjemput.
Kembali ke petanyaan anak kepada si ayah. Apakah kita sudah tau jawaban dari pertanyaan tadi? Atau malah kita masih bingung?? Mungkin saja kita masih terpenjara dalam lingkara  pertanyaan "apakah dosa itu adalah takdir atau pilihan?" Dan bisa jadi jawabannya bervariasi. Tapi kebenaran Tuhan tidaklah relatif, hanya ada satu jawaban Takdir atau Pilihan.
Pertanyaan si anak kepada ayah akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan baru bagi kita. Tentunya bagi anda yang telah belajar tentang agama tentu sudah bisa menjawab nya, namun bagaimana dengan anda yang belum tau? Apakah  mempelajari agama ini hanya untuk mereka yang menuntut ilmu di madrasah,  pesantren atau IAIN?
Jawabannya adalah TIDAK. Karena belajar agama adalah wajib ain  alias wajib bagi pribadi kita.
Bersambung...

Friday, May 09, 2014

Dalil-Dalil dan Keutamaan Ghadul Bashar (Menundukan Pandangan)



*Dari Jarir bin Abdullah rodiallahu anhu berkata:’saya bertanya kepada Rasulullah Shallalahu alaihi wasalam tentang pandangan yang tiba-tiba,maka beliau memerintahkan saya untuk memalingkan pandangan’ Hadits Shahih Riwayat Muslim

*Al Imam AnNawawi berkata: makna pandangan tiba-tiba adalah pandangan kepada wanita asing yang bukan mahram tanpa sengaja, tidak ada dosa baginya pada awal pandangan dan wajib memalingkannya pada saat itu juga. Karena kalau dipalingkan saat itu juga maka dia tidak berdosa, akan tetapi apabila terus-menerus memandang maka berdosalah dia. Karena perintah Rasulullah adalah untuk memalingkannya.


*Abu Dawud meriwayatkan dari ‘Abdullah bin Buraidah, dia berkata: ‘Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda kepada Ali. “Wahai Ali, jangan kamu mengikutkan pandangan dengan pandangan,sesungguhnya bagimu hanya pandangan pertama, dan bukan yang terakhir”‘ Hadits Hasan Riwayat Tirmidzi,Abu Dawud dan dalam Shahih Abu Dawud karya Al Albani.

*Al Hafizh AbuBakr Al Amiry berkata:’yaitu pandangan yang pertama adalah pandangan yang tiba-tiba tanpa kesengajaan, maka bagimu maaf, tanpa dosa. Dan tidak boleh bagimu pandangan yang kedua apabila kamu mengikutkannya maka itulah dosa.

*“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An nur : 30)
 
*Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :
“Katakanlah kepada wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mareka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-oranr yang beriman supaya kamu beruntung.” (An Nuur : 31)
 
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari menundukkan pandangan, semoga bermanfaat.

1. Mensucikan hati dari pedih dan sakitnya sebuah penyesalan
2. Menundukan dan menahan pandangan akan mewariskan dan melahirkan ketajaman firasat
3. Menundukkan dan menjaga pandangan akan membukakan jalan-jalan ilmu dan pintunya
4. Dengan menundukkan pandangan akan melahirkan kekuatan hati, keteguhan dan keberaniannya
5. Menundukan pandangan akan melahirkan kebahagiaan dan kegembiraan dihati, serta kelapangan di dada yang mana lebih besar daripada kenikmatan yang diperoleh dari pandangan itu sendiri
6. Dengan menundukan pandangan akan membersihkan hati dari kungkungan dan tawanan syahwat
7. Menundukkan pandangan dan menjaganya akan menutup satu pintu dari pintu-pintu jahannam
8. Menundukkan pandangan akan menambah kekuatan daya dan akalnya
9. Menundukkan pandangan akan membersihkan dan mensucikan hati dari debu dan kotoran syahwat serta daki-daki kelalaian (QS. 15:72)
Wallahu A'lam.. Wa'allahul Musta'an..

Ilustrasi Mahram, Sesuai Surah An-Nur Ayat 31

 Beberapa Waktu yang Lalu, Saya mendapat Gambar ini di Facebook..
Sungguh indah Jika Facebook, Bukan hanya Pemusnah Waktu Kita, Akan tetapi bisa diJadikan Sebagai Sarana Menuntut Ilmu, dan Berdakwah.. Semoga Bermanfaat..


Terjemahan Surah An-Nur, Ayat 30-31


Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat."
===============================================
"Katakanlah kepada wanita yang beriman :"Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."

Realita Narsis Para Pejuang Dakwah..!!



#Celotehanku -- Atas Realita Narsis Para Pejuang Dakwah..!!
 
Bismillahirrahmanirrahim..
 
Ukhtifillah,
Cantiknya Wajahmu, Bersihnya Pakaianmu, Indahnya Senyummu..
Tidak Bisakah Kau Bersabar, dan Menjaganya Untuk Pasanganmu Kelak..??
Tidak Bisakah Kau Bersabar, dan Menolak Ajakan Foto Bersama dengan Para Ikhwa Demi Sebuah Dokumentasi, yang Ternyata Itu Hanyalah Modus Untuk Menikmati Wajahmu..??
Tidak Bisakah Kau Bersabar, dan Tidak Memamerkannya, Membaginya ke Sosial Media Bahkan Menandainya ke Akun Ikhwa Rekan Perjuanganmu dalam Dakwah..??

Bayangkan Ukhtifillah,
Betapa Cemburunya Pendampingmu Kelak..
Jika Fotomu Berada dengan Lelaki Lain yang Juga Ternyata Ikhwa Teman Seperjuangnya Dalam Barisan Dakwah..!!

Bayangkan Ukhtifillah,
Berapa Banyak Lelaki Menanggung Dosa Akibat Melihat dan Menikmati Wajahmu,
Bukan Hanya Hati Lelaki Awam Bahkan Ikhwa pun akan Terfitnah..!!

Bayangkan Ukhtifillah,
Saat Kita Mendakwahkan Haramnya Pacaran ke Muslimah lainnya,
tetapi Justru Kitalah yang memberikan Contoh bagaimana Mesranya Berukhuwah yang Islami dengan Lawan Jenis, Dalam Bingkai Perjuangan Dakwah..!!

Ukhtifillah,
Ketahuilah Bahwa dirimu Adalah Fitnah Terbesar Untuk Para Lelaki..
Bantulah Mereka dengan Menjaga Dirimu Sendiri..!!

Sadarkan Diri Kita Wahai Ukhtifillah..
Dimana Penduduk NERAKA JAHANNAM Adalah Berasal Dari Kaum Kita..
Cukuplah Semua Ibadah Kita Hanya Allah yang Menyaksikannya..
Biarlah Amalan Kita, Menjadi Perbincangan Para Penduduk Langit..

Biarkan Hanya Pasanganmu Kelak yang Halal,
yang Akan Menikmati Cantiknya Wajahmu dan Indahnya Senyummu..
Karena Saat Itu, Pahala yang Akan Mengalir Ukhtifillah..
Maka Bersabarlah, Dengan Kesabaran yang Teguh..

-Dari Saudarimu, yang Peduli dengan Kebaikanmu-

NB :
Dan Untukmu Para IKHWA..!!!
Bukan Hanya Wajah Kami yang Menjadi Fitnah Untuk Kalian..
Wajah Kalian pun Menjadi Fitnah Bagi Kami..
Maka Janganlah Terlalu Narsis di Media Sosial..!!!
Jadikan Semua Gambar Dirimu Menjadi Dokumentasi Pribadi Untukmu..

Bayangkan Pula, Betapa Cemburu Istrimu jika Mendapatimu Berkumpul dan di Abadikan dalam Sebuah Gambar dengan Tawa yang Lebar Bersama Para Muslimah..!!!

Berlakulah Bijak..!!!
Dokumentasi yang Kalian Publikasikan, Adalah Dokumentasi Kegiatan..!!!
Bukan Dokumentasi Para Pelaksana Kegiatan..!!!
Tidak Inginkah Kalian Menjadi Para "Al Akhfiyaa"..??
Wa'allahu'alam..

Monday, August 19, 2013

Hukum Menggambar dalam Islam

Sebelum kita mulai pembahasan mengenai hukum gambar bernyawa, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui sebab diharamkannya gambar bernyawa dalam syariat Islam. Maka kami katakan:

Ada dua perkara yang menjadi sebab diharamkannya gambar bernyawa:
1.    Karena dia disembah selain Allah.
Ini berdasarkan hadits Aisyah radhiallahu anha dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda tentang gambar-gambar yang ada di gereja Habasyah:
إِنَّ أُولَئِكَ إِذَا كَانَ فِيهِمْ الرَّجُلُ الصَّالِحُ فَمَاتَ بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلكَ الصُّوَرَ فَأُولَئِكَ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Mereka (ahli kitab), jika ada seorang yang saleh di antara mereka meninggal, mereka membangun masjid di atas kuburnya dan mereka menggambar gambar-gambar itu padanya. Merekalah makhluk yang paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat.” (HR. Al-Bukhari no. 427 dan Muslim no. 528)
Juga berdasarkan hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ
“Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah para penggambar.” (HR. Al-Bukhari no. 5950 dan Muslim no. 2109)
Dan sudah menjadi kesepakatan para ulama bahwa dosa yang siksaannya paling besar adalah kesyirikan.
Al-Khaththabi berkata, “Tidaklah hukuman bagi (pembuat) gambar (bernyawa) itu sangat besar kecuali karena dia disembah selain Allah, dan juga karena melihatnya bisa menimbulkan fitnah, dan membuat sebagian jiwa cendrung kepadanya.” Al-Fath (10/471)

Wednesday, August 14, 2013

Formulir Studi Islam Intensif 2013

Friday, July 26, 2013

Tarawih !!

1. tarawih adl shalat malam yg khusus hanya ada di bulan ramadhan | dalilnya banyak dan jelas, Rasulullah melakukannya
2. ada banyak tanya apakah tarwih 11 rakaat atau 23 rakaat | yang manapun boleh, yang paling afdhal adl ikuti yg jadi imam
3. "orang yg shalat tarawih mengikuti imam sampai selesai, ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk” (HR Tirmidzi)
4. jadi mau 11 rakaat, mau 23 rakaat, boleh aja, yang penting ikuti imam tarawihnya | dia 11 rakaat kita ikut, dia 23 rakaat kita ikut
5. karena Rasul pernah tarawih 11 rakaat, Umar ra tarawih 23 rakaat | dan Umar ra. bukan bid'ah, dia lakukan ada dalilnya | jadi boleh2 aja

Thursday, May 09, 2013

Hijab Ribet?


#HijabRibet? #SpecialAkhwat

Kreatifitas Yang Membawa Bencana


Bismillaah ..

Peringatan: Baca dengan hati bersih dan mata. Agar masuk ilmunya. Insya Allah

Kreatifitas itu perlu. Sebagai wujud pemikiran yang berkembang. Hanya saja jika salah menempatkan kreatifitas itu membawa bencana.

Emang ada kreatifitas yang bawa bencana?

Sunday, April 28, 2013

Jadilah Seperti Lebah

BeeRasulullah saw. bersabda, “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)

 

Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan manusia lain. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peranan dan tugas apa pun yang dia pikul akan selalu membawa manfaat dan maslahat(kebaikan) bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw., “Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.”

Saturday, April 27, 2013

Ghazwul Fikri dalam Kontes Kecantikan #TolakMissWorld

1. sampai detik ini masih teringat nasihat @hari_moekti | "kaum yang tak senang pada Islam merusak ummat dengan 3F: Food, Fun, Fashion"


2. kaum munafik pahami bahwa perang fisik takkan mereka menangkan | maka mereka mulai perang pemikiran (ghazwul fikri) sebagai ganti


3. dan target empuk ghazwul fikri ini adalah pemuda Muslim | yang cenderung masih mudah diarahkan dan diwarnai; remaja

4. berbicara remaja maka tentu paling mudah dengan 3F tadi | Food-Fun-Fashion | Makanan-Hiburan-Pakaian

5. lewat Food ghazwul fikri membuat Muslim tidak aware dengan konsep halal | sekaligus membanjiri produk haram bagi Muslim

6. lewat Fun ghazwul fikri melalaikan Muslim untuk peduli pada "masalah penting ummat" | lewat music, movie, love, pacaran, bola dll

7. lewat Fashion ghazwul fikri menuntun pikir remaja | bahwa pakaian itu aktualisasi diri dan gaya hidup | bukan penutup aurat

8. semua serangan pemikiran ini tujuannya satu | agar Muslim menjauh dari Al-Qur'an dan As-Sunnah sumber kekuatan | hingga mereka lemah

9. ketika Muslim jauh dari Al-Qur'an dan As-Sunnah | maka Allah bukan lagi sumber kebahagiaan bagi mereka
10. bila Allah bukan lagi sumber kebahagiaan lalu apa gantinya? | materi, itulah sumber kebahagiaan baru yang ditawarkan kaum munafik
11. saat kenikmatan makanan lebih diutamakan dari halal dan haram | saat itulah materi menjadi sumber kebahagiaan
12. saat alis disulam, operasi wajah, dan segala ketentuan Allah diubah demi jempol dari manusia | saat itu materi menggantikan Allah
13. saat hijab syar'i dikira kuno karena tak menarik | dan Muslimah berlomba berpakaian untuk menarik perhatian | ghazwul fikri sukses
14. segala sesuatu mulai dinilai dari penampakan | sukses itu uang, mobil, rumah, wajah, ijazah | ghazwul fikri berhasil
15. idola bukan lagi Rasulullah namun artis penyanyi panggung | peraduan bukan lagi masjid namun arena konser atau stadion
16. hasilnya lebih dari yang diharapkan kaum munafik | bukan hanya mengambil paham liberal barat | ada pula Muslim yang jadi pembelanya
17. paham materialisme yang mendewakan lahiriah, fisik dan dunia | lahirkan sekularisme, liberalisme, demokrasi, nasionalisme dll
18. khusus bagi Muslimah mereka bermain dalam ranah pemikiran turunan langsung liberalisme | yaitu feminisme (genderisme)
19. by the way, kenapa Muslimah jadi pangsa pasar utama liberalis? | karena rusaknya Muslimah bakal mengajak 2 yang lain, anak dan suaminya
20. lewat media para liberalis mendikte Muslimah | bagaimana seharusnya mereka berperilaku, berpakaian, menampilkan diri
21. liberalis meredefinisi cantik bagi Muslimah | yaitu badan seksi, pakaian minim, otak kosong tak mengapa, agama minus bukan masalah
22. bagaimana cantik versi Rasul dan shahabiyah? | jangan tanya lagi, Muslimah korban ghazwul fikri sudah antipati mendengarnya
23. bagaimana dengan fungsi "ibu dan pengelola rumah tangga"? | jangan tanya, ghazwul fikri sukses membentuk wanita sukses itu karir
24. bila dulu katanya lelaki menjajah wanita | sekarang juga sama, hanya lelaki gunakan food, fun, fashion jadi alat menjajah
25. lihat berapa besar usaha wanita agar terlihat "seksi" | beli pelangsing, sedot lemak, operasi, steroid?
26. apakah semua itu dilakukan untuk dirinya? tidak | wanita melakukan itu agar mendapat perhatian dari lelaki, akui atau tidak
27. bila lelaki yang dicari perhatiannya adalah suami, duhai manisnya! | namun perhatian yang dicari justru lelaki-lelaki siapapun!
28. karena itulah ada ajang #MissWorld #MissUniverse | apapun ajangnya, dominasi penontonnya adalah lelaki, diadakan lelaki
29. misalnya #MissUniverse yang awalnya diadakan perusahaan pakaian Pacific Mills | bagian dari kampanye jual pakaian "konsumerisme"
30. #MissUniverse ini lalu dibeli Kayser-Roth perusahaan pakaian dalam wanita | sama untuk kampanye jual pakaian
31. terakhir #MissUniverse dibeli Donald Trump | nyata bahwa kontes kecantikan ini dibuat lelaki dan untuk lelaki
32. #MissWorld juga sama | sebelum dikenal sebagai #MissWorld awalnya ia Festival Bikini Contest yang dibesut Eric Morley pada 1951
33. dari Festival Bikini lalu jadilah #MissWorld | dari lelaki untuk lelaki | wanita? hanya jadi komoditas jual saja
34. jadi apa kesamaan kontes-kontes kecantikan dunia? | apapun alasannya, intinya satu | menjual keindahan tubuh wanita | that's all
35. "jangan suudzann, kan dinilai dari 3B; "Beauty, Brain, Behaviour" | dari Hongkong? mana ada Miss World overweight?
36. yang ada yang kepilih berdasar 3S; Sexy, Sexy and Sexy | kasihan wanita hanya jadi tontonan, dimana keindahan tubuh jadi jualan
37. melalui kontes kecantikan dunia semisal #MissWorld ini | wanita didoktrin gila belanja, gila penampilan, gila perhatian
38. sementara kontes kecantikan dunia ini ajang kemesuman publik bagi lelaki | bikini contest, one piece | kapan lagi tontonan gratis?
39. jadi mesti disadari bahaya #MissWorld | apalagi hendak dihelat di Indonesia Sept 2013 | Muslim harus paham ini agenda ghazwul fikri
40. ini negeri Muslim dan liberalis harus tau bahwa masih ada Muslim yang sadar | kita menyerukan untuk #TolakMissWorld
41. bila untuk pariwisata dan budaya | masih banyak cara tingkatkan pariwisata dan budaya | bukan dengan cara jual kehormatan dan agama
42. minimal opini harus digelar dan dipahamkan pada ummat | kedepan kita bisa buat aksi-aksi konkrit sebagai bentuk kepedulian
43. dan memahami beginilah bila bukan syariat Islam yang jadi standar pemutus | #MissWorld dibolehkan berdasar timbangan manfaat manusia
44. maka agenda besar yang mesti dipatri di benak | bahwa syariat adalah solusi semua masalah
45. sekaligus memahami bahwa ghazwul fikri bertujuan | agar Muslim jauhi 2 hal yang Rasulullah minta kita untuk berpegang teguh padanya
46. maka pelajari Al-Qur'an dan As-Sunnah | hingga pahami dan dapat amalkan keduanya | insyaAllah mentah tak berguna tipuan mereka
47. #MissWorld bukan hanya kontes kecantikan | ia bagian dari perang pemikiran | maka Muslim wajib #TolakMissWorld
48. khususnya bagi Muslimah | cantikmu karena syahadat dan indahmu karena taat | bukan penilaian manusia dari lahir dan fisikmu
49. bertakwa pada Allah mohon pertolongan Allah | semoga kita bisa melalui setiap perang pemikiran yang ditujukan pada kita
50. dan semoga #TolakMissWorld jadi jalan bagi kita | agar berkeinginan mengetahui Islam lebih dalam | mempelajari dan mengamalkannya :D


Oleh Ust. Felix Siauw

Sunday, April 21, 2013

Perang Otak di Zaman Kotak-kotak



Kemunduran Islam sudah sangat akut. Hampir di seluruh aspek dan lini Islam seakan tak punya taring. Teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, hingga ke sendi-sendi moral dan ibadah agama suci ini banyak mengalami kemunduran. Faktor intim dari sekian bentuk kemerosotan ini tak lepas dari mainstream-mainstream dan doktrin serta berbagai konspirasi yang di lakukan para musuh Islam walau ada beberapa faktor yang berasal dari kaum Muslim sendiri. Hal ini memang terlihat subjektif namun ia dapat kita rasakan bersama. Hampir semua kendali dan alih dunia dimiliki dan ditarik oleh non-Islam, hingga memunculkan berbagai isu-isu anti Islam dan Islamofobia selalu digencarkan di berbagai media seluruh dunia.
Tulisan ini tak bertujuan untuk membeberkan fakta-fakta yang berada di balik seluruh konspirasi besar ini namun hanya ingin menyadarkan bahwa kita sedang dijajah oleh para neo-kompeni walau tidak nampak dalam bentuk nyata. Neo-kolonial ini lebih sering kita dengar dengan ungkapan perang pemikiran atau Ghazwul Fikri. Minimal dengan kesadaran terhadap adanya musuh membuat kita semakin peka terhadap apa yang sebenarnya terjadi dan terbebas dari intrik terselubung ini atau minimal kita mampu mengantisipasinya.

Sunday, April 14, 2013

Jadi Ikhwan Jangan Cengeng


Dikasih amanah pura-pura batuk..
Nyebutin satu persatu kerjaan biar dikira sibuk..
Afwan ane sakit.. Afwan PR ane numpuk..
Afwan ane banyak kerjaan, kalo nggak selesai bisa dituntut..
Afwan ane ngurus anu ngurus itu jadinya suntuk..
Terus dakwah gimana? digebuk?

Jadi Ikhwan jangan cengeng..
Dikit-dikit dengerin lagunya melankolis.

Ke-GR-an tuh kalo ente melilit..
Kesehariannya malah jadi genit..
Jauh dari kaca jadi hal yang sulit..
Hati-hati kalo ditolak, bisa sakiiiittt…

Sunday, April 07, 2013

Kaum Liberal dan Pentingnya Khilafah


01. mengapa ramai hastag #IndonesiaTanpaJIL? semua itu wajar mengingat mudharat besar yg dihasilkan kelompok 'kaki-tangan' barat ini

02. mulai dari membolehkan homoseksual, penolakan terhadap syariat Islam dan pembenaran untuk mengumbar aurat mereka dakwahkan

03. sampai ke penghalalan nikah beda agama, penghinaan terhadap kerasulan Muhammad saw, gugatan atas keaslian Al-Qur'an mereka gencarkan

04. maka wajar ummat Islam menolak liberalisme, bagaikan menggunting dalam lipatan, mereka menamakan diri Islam dan mempropagandakan barat

05. ditilik dari segi sejarah, kemunculan kaum liberal (JIL) di indonesia sangat terkait dengan gerakan liberal di dunia Islam umumnya

Saturday, April 06, 2013

Adakah Pacaran Islami?

Sahabat yg ingin tau tentang pacaran dan seluk beluknya , nonton yuk!






Monday, November 05, 2012

Kenapa Islam Harus Larang Pacaran ? Padahal Kami Bisa Menjaga Diri


Oleh Ustadz Felix Siauw
1. "emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?" | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. "walaupun beda negara? LDR gitu" | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. "kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?" |
nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah
4. "tapi kan kita punya perasaan" | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan
5. "kalo pacarannya bikin positif?" | positif hamil maksudnya?
6. "hehe.. jangan suudzann, maksudnya bersamanya bikin rajin shalat geto" | shalatmu untuk Allah atau untuk pacar? pernah denger ikhlas?
7. "nggak, maksudnya kita, dia kan ber-amar ma'ruf.." | halah, dusta, mana ada kema'rufan dalam membangkang aturan Allah :)
8. "kalo orangtua udah restui?" | mau orangtua restui, mau orangutan, tetep aja pacaran maksiat
9. "katanya ridha Allah bersama ridha ortu?" | wkwk.. ngawur, dalam taat pada Allah iya, dalam maksiat? masak ortu lebih tau dari Allah?
10. "jadi nggak boleh nih? kl dikit aja gimana?" | eee.. nawar, emang ini toko besi kulakan?
11. "terus solusinya gimana? kan Allah ciptakan rasa cinta?" | nikah, itu solusi dan baru namanya serius
12. "yaa.. saya kan masih belum cukup umur" | sudah tau belum niat nikah, kenapa malah mulai pacaran?
13. "pacaran kan enak, nikmat" | iya, nikmat bagi lelaki, bagimu penyesalan penuh airmata nanti
14. "pacar saya udah bilang dia serius sih, 6 tahun lagi baru dia lamar saya" | itu mah nggak serius, sama aja teken kontrak unt sengsara
15. "pacar sy bilang nunggu sampe punya rumah baru lamar" | itu agen properti atau calon suami? nggak serius banget
16. "pacar sy bilang nikahnya nanti kalo udah cukup duit" | alasan klise, itulah yg cowok katakan untuk tunjukkin betapa nggak komit dia
17. "pacar sy bilang mau nikah tapi tunggu saudaranya nikah dulu" | ya tunda aja hubungannya sampe saudaranya nikah
18. "pacar sy bilang dia siap, tapi nunggu lulus" | alasan yang paling menunjukkan ketidakseriusan, nggak siap tu namanya
19. "pacar sy siap ketemu ortu sy sekarang juga, tapi sy yg belum siap" | cape deeh (=_=);
20. "ya udah, kakak-adik aja ya?" | wkwk.. maksa banget sih mau maksiat? giliran suruh shalat aja banyak alasan
21. "terus yang serius itu yang gimana?" | yang berani datangi wali-mu, dan dapet restu wali-mu dan menikahimu segera
22. "iya, sy udah putusin pacar, dia mau bunuh diri katanya" | tuh, tau kan mental lelaki pacaran, suruh nguras laut aja lelaki begitu
23. hal terserius yang bisa dilakukan yg belum siap adalah memantaskan diri | bukan justru mengobral diri
24. pahami agama, kaji Islam, perjuangkan Islam sebagai persiapan, itu baru serius | agar pantas dirimu jadi pasangan dan ortu yg baik
25. cinta ada masanya, pantaskan diri untuknya | bukan dengan pacaran, baku syahwat pake badan
26. kl siap walau nikahnya harus besok, barulah ta'aruf | karena ta'aruf bukan mainan bagi yg belum siap
27. jadi serius bagi yg sudah siap adl dengan nikah | sementara serius bagi yg belum siap adl mendekat dan taat pada Allah | kelir?

Saturday, June 23, 2012

Budaya tidak tepat waktu, mengapa terjadi?

Kok Gak On Time?Palu, 23 juni 2012. Lagi acara yang saya hadiri terlambat dimulai di jadwal yang tercantum di tiket sih mulainya jam 9.00 pagi, tapi ternyata acaranya baru dimulai pada jam 10.15. Terlambat sekitar 1 jam dari jadwal sungguh membuat saya jengkel. Untunglah para panitia bisa menyiasati waktu yang terbuang tadi dengan sedikit hal-hal yang menarik jadi rasa jengkel saya sedikit terobati. Yang membuat saya heran hal ini terjadi bukan karena narasumber/pemateri terlambat datang, namun karena pesertanya yang lambat datang. Sungguh aneh dalam batinku.

Teringat saat saya masih di Malang. Acara atau kegiatan yang di adakan jarang sekali terlambat dimulai, jika terlambat pun itu karena ada hal-hal yang sangat fatal terjadi. Namun dii Palu berbeda, sejak 1 tahun saya kuliah di Palu, hampir semua acara-acara yang saya hadiri pasti terlambat dimulai. Yang anehnya hal itu terjadi sama seperti yang saya katakan sebelumnya yaitu karena peserta kegiatan/acara tesebut terlambat dimulai. Malahan suatu hari saya pernah mendapati acara yang narasumbrnya agak terlambat eh malah pesertanya lebih lambat lagi, dan akibatnya acaranya terlambat dimulai. Jadinya setiap acara tuh kesannya kok kayak acara yang butuh peserta, bukan pesertanya yang butuh acara trsebut, sangat mengherankan. Padahal coba bayangkan berapa banyak waktu yang terbuang hanya untuk sesuatu yang tidak penting seperti ini.

Beberapa teman yang saya tanya mengungkapkan alasan-alasan yang tidak jauh berbeda ketika saya tanyai kenapa hal seperti ini sering terjadi di palu.

“kebiasaan. kurang mampu menghargai kesepakatan bersama” ujar Abduh Saputra jurusan Bahasa, lalu “mindsetnya sudah salah, selalu berfikir kalau kegiatan bakal terlambat jadi pesertanya lambat datang” menurut Suaib jurusan Kesehatan masyarakat, dan “Tidak menghargai waktu” menurut Andi Radi jurusan Fisika.

Dari ketiga teman tadi saya bisa menyimpulkan bahwa seringnya terjadi keterlambatan acara yang diadakan karena kebiasaan dan mindset yang salah dari  para masyarakatnya sehingga hal ini sangat susah untuk dihilangkan. Padahal masalah waktu adalah masalah yang penting. bagaimana bisa kita menginginkan daerah kita maju namun kita sering tidak menghargai waktu.

coba renungkan kita menginginkan perkembangan yang cepat untuk daerah kita, damun waktu kita sering kita sia-siakan dengan percuma, sedangkan di daerah lain mereka selalu memanfaatkan waktu dengan baik. dan di negara lain, Jepang misalnya saat kita sia-siakan waktu kita mereka disana menggunakannya dengan efisien dan melakukan hal-hal yang produktif.

Mungkin salah satu mengapa Indonesia pun terlambat berkembang karena masyarakatnya sering tak menghargai waktu. Marilah kita Mahasiswa yang katanya agen of change merubah kebiasaan buruk ini. Mulailah dari diri kita sendiri dan mencontohkan pada yang lain sehingga kita bisa menjadi bangsa yang tepat waktu.

Wednesday, June 20, 2012

Menebar Cahaya Sunnah


Bismillah, Semoga Bisa Bermanfaat Untuk Menambah Khasanah Kita Dalam Memperoleh Ilmu Ad Dien.
Silahkan Kunjungi Link Radio Rodja
Banyak Ilmu di Situs ini : E-Book,  Murottal, Buletin, Ceramah dari Para Syaikh dan Ustadz Ahlus Sunnah, Dzikir Pagi dan Petang Serta Aplikasi Widget lainnya yang bisa di aplikasikan pada Media Sosial kita..
Semoga Bermanfaat, Jazakillah Khoir..

Sunday, June 10, 2012

Hukum Menonton Pertandingan Olahraga

 


Soal:
Wahai fadilatus syaikh, bolehkah menonton acara olahraga di televisi?
Jawab:
Aku ingin bertanya tentang menonton acara olahraga di televisi ini, apa manfaat yang diperoleh?
(Si Penanya menjawab): Aku berselisih pendapat dengan seseorang dalam masalah ini. Aku katakan kepadanya, “Pertama, ini menghabiskan waktu. Kedua, ini memperlihatkan aurat, karena para olahragawan itu hanya mengenakan celana sampai setengah paha,” dia menjawab, “Tidak! Ini diperbolehkan,” maka aku katakan kepadanya, “Perkara ini akan aku tanyakan kepada Syaikh Ibnu Utsaimin.”

Jawab:
 
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barangsiapa yang beriman kepada hari akhir, maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam”
Jika kita dilarang dari berucap kecuali yang baik-baik saja, maka terlebih lagi perbuatan. Maka menonton acara olahraga ini mengandung beberapa perkara yang berbahaya:
1. Menghabiskan Waktu. Orang yang kecanduan menonton pertandingan olahraga ini, kita lihat dia begitu ketagihan sampai-sampai dia habiskan waktu yang banyak. Terkadang dia luput dari shalat jama’ah, dan terkadang dia pun luput dari shalat pada waktunya.
2. Dia melihat sekelompok orang yang menyingkap pakaiannya sampai pertengahan pahanya. Menurut banyak ulama, paha adalah aurat. Demikian pula mereka berpendapat bahwa para para pemuda tidak boleh menampilkan bagian pahanya dan bagian apapun di atas lututnya.
3. Terkadang di hatinya muncul pengagungan terhadap si pemenang pertandingan, padahal yang menang adalah hamba Allah yang paling fasiq, atau bahkan hamba Allah yang paling kafir. Maka muncul di hatinya pengagungan terhadap seseorang yang sama sekali tidak pantas untuk dipuji. Dan tidak diragukan lagi bahwa ini adalah perkara yang membahayakan.
4. Memboroskan Harta. Di mana Televisi menggunakan listrik. Televisi menghabiskan listrik, meskipun cuma sedikit, ini menghabiskan biaya untuk sesuatu yang tidak ada manfaatnya untuk agamanya maupun kehidupan akhiratnya kelak. Oleh karena itu, perkara ini termasuk memboroskan harta saja.
5. Terkadang pertandingan ini menimbulkan saling mencerca dan permusuhan. Apabila sebagian orang menyemangati dan mendukung tim yang menang, di sisi lain orang yang lain menyokong dan mendukung tim musuhnya. Ini menyebabkan terjadinya permusuhan di antara mereka, serta perdebatan yang panjang.
Oleh karena ini aku katakan, aku nasehatkan kepada para pemuda secara khusus dan yang selainnya secara umum agar mereka tidak menghabiskan waktu mereka untuk menonton acara olahraga, dan agar mereka memikirkan apa yang mereka peroleh dari menyaksikan acara-acara ini? Apa faedahnya?
Sebagai tambahan, kamu akan lihat mereka yang bertanding saling mendorong dan menjatuhkan satu sama lain. Terkadang pula mereka menunggangi pundak yang lain, dan perbuatan-perbuatan yang merendahkan muru’ah (kehormatan).

(Sumber: لقاءات الباب المفتوح لفقيه الزمان محمد بن صالح العثيمين رحمه الله تعالى, diterjemahkan untuk blog ulamasunnah dari http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=358863)

Saturday, June 09, 2012

101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab (^^,)


Maraji' : Buku 101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab..
 
  1. Menjalankan syariah Islam.
  2. Berniat untuk ibadah.
  3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
  4. Karena saya ingin taat kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.
  5. Karena saya ingin taat kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau
  6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
  7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
  8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.
  9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
  10. Bukan karena gaya-gayaan.
  11. Bukan karena mengikut trend.
  12. Bukan karena berlagak sok suci.
  13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .
  14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
  15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
  16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
  17. Saya ingin menjadi wanita solihah.
  18. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
  19. Jilbab adalah pakaian taqwa.
  20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
  21. Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
  22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
  23. Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.
  24. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
  25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.
  26. Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah yang sama seperti mereka.
  27. Untuk meninggikan izzah Islam.
  28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
  29. Jilbab lebih melindungi diri.
  30. Membuat saya lebih merasa aman.
  31. Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.
  32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
  33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
  34. Menjaga diri dari mata lelaki yang jelalatan.
  35. Menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah.
  36. Menghin dari zina mata dan zina hati.
  37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
  38. Jilbab dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
  39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
  40. Membuat saya lebih bersahaja.
  41. Membuat saya lebih khusyuk
  42. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
  43. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
  44. Mendekatkan saya pada Allah.
  45. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
  46. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
  47. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
  48. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
  49. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
  50. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
  51. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
  52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.
  53. Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.
  54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
  55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya.
  56. Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.
  57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.
  58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
  59. Memudahkan dalam pengidentifikasian sesama saudari seiman.
  60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.
  61. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.
  62. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
  63. Membuat saya lebih terlihat anggun.
  64. Membuat saya terlihat menyenangkan.
  65. Membuat saya lebih terlihat wanita.
  66. Tidak terlihat seperti laki-laki.
  67. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.
  68. Jilbab menjaga saya dari pergaulan yang salah.
  69. Memudahkan saya, dengan ijin Allah, mengenal lelaki yang salih.
  70. Wanita yang baik (salihah) dengan lelaki yang baik (salih) pula.
  71. Mudah-mudahan saya diberi jodoh lelaki yang salih.
  72. Jodoh merupakan urusan Allah.
  73. Dengan ketaatan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.
  74. Memudahkan saya dalam beraktifitas..
  75. Membuat lebih mudah bergerak.
  76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh
  77. Sangat repot bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).
  78. Saya tidak suka memakai celana jeans.
  79. Celana jeans yang ketat dapat menyebabkan kanker rahim karena suhu di sekitar rahim tidak beraturan.
  80. Menghemat waktu dalam berpakaian.
  81. Menghemat waktu dalam berhias.
  82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode yang berkembang.
  83. Menghemat biaya untuk membeli pakaian yang sedang trend.
  84. Menghemat biaya untuk membeli make up.
  85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.
  86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.
  87. Meminimalkan penyakit kanker kulit.
  88. Sengatan matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.
  89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertenu.
  90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.
  91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat kebotakan.
  92. Menuntun saya untuk hidup lebih sederhana.
  93. Menghindari hidup yang konsumtif.
  94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.
  95. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.
  96. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
  97. Lebih mudah dalam menabung.
  98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.
  99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
  100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari kemudian.
  101. Membuat saya merasa menjadi wanita seutuhnya.

Nah buat para muslimah, masihkah kau enggan mengenakan jilbab mu...?????
semoga bermanfaat ^_^

Friday, June 08, 2012

Kajian Tematis : “ Mengenal Lebih Dekat Dengan Syi’ah”

Mengenal Syiah Lebih Dekat